Perdana Menteri Pun Menangis Baca Surat el-Beltagy untuk Putrinya Asmaa

0

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menangis ketika membaca surat Mohammed el-Beltagy untuk putrinya Asmaa yang menjadi korban pembantaian di Mesir.

Dada dan punggung Asmaa, 17, ditembak oleh militer ketika ikut melaksanakan aksi damai memprotes kudeta militer negeri Afrika Utara itu di kompleks Raba’ah al-Adawiyah pada 14 Agustus silam.

Erdogan terlihat sangat emosional ketika menyimak surat yang dibacakan itu saat siaran langsung.

Erdogan mengatakan ia juga mengalami hal yang serupa. Ia suatu kali menemukan catatan yang tergantung di pintu rumahnya berisi “Ayah hanya menghabiskan hanya satu malam saja dengan kami.” Sambil berkaca-kaca, Erdogan mengatakan dia  benar-benar  tidak punya waktu meskipun ia sudah sangat bergegas.

“Ketika Beltagi menulis surat ini kepada putrinya, saya melihat anak-anak saya sendiri dalam kata-katanya,” katanya.

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline