Sebelas Ciri-Ciri Anak Pubertas

Anak Anda sudah mulai pubertas? Bukan sesuatu yang gawat dan bahaya kok. Itu adalah ketentuan Allah. Para psikolog mencatat sejumlah fenomena kejiwaan dalam jumlah besar pada anak pubertas. Fenomena-fenomena ini tidak terjadi pada satu anak saja, selain juga adanya perbedaan dari satu anak anak ke anak yang lainnya. Begitu pula pada satu waktu ke waktu yang lain. Dan di antara yang dicatat para psikolog adalah:

Keinginan untuk menyendiri dan mengisolasi diri. Pada fase akhir anak-anak, kecenderungan untuk berteman dengan orang lain berada pada puncaknya, kemudian pada saat baligh, anak akan cepat kehilangan kecenderungannya pada mainan. Ia pun menarik diri dan menghabiskan sebagian besar waktunya seorang diri. Dan tidak ada yang mampu menembus sikap menyendiri selain orang yang dipercaya sang anak puber.

Enggan bekerja dan beraktivitas. Pada fase akhir anak-anak, sifat dinamis anak akan perlahan surut, kemudian anak akan mudah letih ketika beraktivitas dan terkadang mengabaikan kewajiban-kewajiban sekolahnya. Ini sebenarnya bukan karena rasa malas, namun akibat dari tabiat pertumbuhan yang cepat melampaui potensinya. Celaan yang diarahkan pada perubahan ini kadang membuahkan hasil yang tidak menggembirakan. Maka cukuplah dengan mencari aktivitas sesuai dengan kesanggupannya.

Tidak saling menguatkan dan tidak seimbang dalam hal kemampuan motorik. Pertumbuhan yang terlalu cepat akan membuat seorang anak puber matang tidak pada waktunya—terutama menyangkut pelatihan akan perkembangan kemampuan motoriknya. Jika sedikit sekali yang dipelajari untuk kemampuan motoriknya, maka akan menyebabkan hilangnya keseimbangan dan lenyapnya ketangkasan dalam bergerak. Ia juga akan linglung dalam berjalan, dan kemampuan geraknya mulai berkurang sedikit demi sedikit.

Merasa bosan dan tidak nyaman. Kegiatan-kegiatan yang dahulu dinikmati oleh seorang anak di masa kanak-kanaknya tidak bisa lagi dinikmati di masa ini. Ia mulai menemukan bahwa sedikit sekali aktivitas- aktivitas baru yang bisa menyenangkan dirinya, dan akibatnya ia akan selalu merasa jemu. Maka kewajiban orangtua adalah membuat terobosan baru dengan cara-cara yang menghibur, dan menarik perhatian sehingga seorang remaja usia puber bisa konsisten dari satu kegiatan ke kegiatan yang lainnya.  Terlalu banyak kegiatan hanya akan membuatnya terganggu, dan senantiasa resah.

Menolak dan membangkang. Orientasi seorang anak memiliki kecenderungan untuk menolak dan memusuhi keluarga, teman-teman, dan masyarakat secara umum. Oleh karena itu ia terus-menerus berada dalam kondisi gundah dan sedih. Dan ini menjadikannya merusak kebahagiaan orang lain dengan cara menyalahi, menentang, tidak mau saling menolong dan menolak segala keinginan-keinginannya. Di rumah ia menjadi pecemburu terhadap saudara-saudaranya, dan suka mengkritik mereka. Terkadang ia mencaci-maki dan berkelahi dengan mereka tanpa sebab yang jelas, menentang mereka dengan suatu maksud tertentu, banyak berdebat dengan semua anggota keluarga hanya untuk melampiaskan kesulitan-kesulitannya, terutama kepada saudara-saudaranya. Ia juga acapkali menciptakan perkelahian dengan sebab-sebab yang sepele.

Sebenarnya ia hanya sedang memperkenalkan kepada lingkungan sekitarnya bahwa dirinya sudah besar. Tidak berguna menjelek-jelekkan dan memukulnya, sebaliknya anak usia ini butuh didampingi dan ditemani. Maka siapa saja yang berhasil melakukan hal ini maka ia telah mampu mengendalikan seorang remaja usia puber dengan mudah dan sederhana.

Keinginan untuk bebas dan melawan segala tindak kesewenangwenangan. Pada masa-masa ini, selalu terjadi pertengkaran dan pertentangan yang lebih besar dengan kedua orangtua, terutama ibunya yang paling banyak bersentuhan dengannya di rumah sejak kecil. Setiap kali ibunya lebih banyak bertoleransi dan tidak banyak mengekang maka akan berkurang semua konflik ini. Akan lebih baik lagi kalau seorang ibu menelan pahitnya sebagian kesalahan kecil tanpa harus mengomentarinya.

Pembangkangan seorang anak usia remaja akan terus bertambah setiap kali ia merasakan bahwa semua upaya perlawanan terhadap kesewenang-wenangan selalu menemui kegagalan. Terkadang hukuman akan membuatnya menarik diri—membawanya ke arah ketaatan yang sebenarnya tidak ia inginkan. Akan tetapi secara umum ia akan menjadi penebar kekacauan di tengah-tengah orang lain.

Sangat pemalu. Seorang anak remaja akan lebih banyak menyadari fisik dan organ-organ tubuhnya. Ia mudah marah apabila ada seseorang yang masuk ke kamarnya dengan tiba-tiba ketika ia sedang mengganti pakaiannya. Sebagaimana ia juga akan merasa malu dengan bentuk fisiknya jika merasakan bahwa orang-orang memperhatikannya. Dan ketika ia bersama orang dewasa, ia akan serba salah dengan cara duduk dan posisi kedua tangannya.

Perasaan ini akan tumbuh, semakin matang, dan merupakan pokok ahlaknya suatu saat nanti. Seorang remaja harus belajar untuk menuntut haknya dengan baik dan ia tidak suka direndahkan sehingga tidak mengubahnya menjadi pengecut atau hina.

Kurang Percaya diri. Ketika keragu-raguan menguasai dirinya ia akan merasa bahwa dirinya kurang memiliki kemampuan dari sisi kepribadian social. Terkadang perasaan ini bersembunyi di balik sifat-sifat yang muncul bersama pembangkangan, kesombongan dan merasa bangga. Pada hakikatnya ia sedang menolak segala kegiatan disebabkan rasa takutnya terhadap kelemahan atau menarik diri dari pekerjaan-pekerjaan yang merupakan titik kebanggaan dan mengundang bahaya.

Perhatian dengan persoalan biologisnya. Perubahanperkembangan organ-organ seksualitas anak usia remaja menjadi pikiran dan kesibukan utamanya dalam sebagian besar waktu. Ia juga membanding-bandingkan antara fisiknya dengan fisik orang lain, serta dari teman-temannya yang satu jenis kelamin. Ia banyak melihat tubuh dan penampilannya di cermin, dan berusaha mendapatkan informasi-informasi tentang seksual yang membuatnya bergantung kepada sebagian sumber, seperti teman-teman, buku-buku murahan, film-film, atau teman-temannya yang berahlak buruk yang umumnya tidak belajar tentang permasalahan seksual.

Maka wajib bagi orangtua mendekati remaja usia pubertas, bersama-sama dengan anak untuk mencari ilaj (solusi). Apabila seorang anak remaja melewati kondisi yang ideal, ia akan melewati masa-masa remaja secara alami.

Impian kesadaran. Inilah sarana utama memanfaatkan waktu pada seorang remaja. Biasanya ia akan melepaskan khayalan-khayalannya sehingga otomatis sebagian besar permasalahannya akan terurai. Dan impian-impian ini adalah sumber pengungkapan akan dorongan-dorongan seksual dan untuk menyenangkan jiwanya ketika sarananya sudah demikian kuat. Impian kesadaran selalu untuk kebaikan dirinya.

Setiap kali anak baligh menyatu dengan impian-impiannya ini, maka ia akan bertambah jauh dari realita, akan buruk adaptasi sosialnya, terbuang waktu dan tenaganya, dan rusaklah ibadah dan belajarnya.

Kedua orangtua hendaknya segera menyelamatkan anak remajanya untuk berpikir dengan cara yang realistis, sampai ia bisa menyingkirkan dan mengungkapkannya.

Emosi yang memuncak. Keguncangan dan ketegangan adalah hasil dari orientasi-orientasi dan kecenderungan yang berubah-ubah di satu sisi, dan perubahan-perubahan fisik dan kelenjar di sisi yang lain.

Sampai pada puncak emosi, seorang remaja akan memilki perasaan yang sangat sensitif, menginterpretasikan sebagian besar yang ia dengar dari orang dewasa atau teman-temannya bahwa hal itu ditujukan kepadanya. Perasaan-perasaan takut yang semu pada remaja akan bertambah, sehingga membuatnya merasa gelisah terhadap berbagai macam persoalan, terutama yang berhubungan dengan kemampuan pribadi dan sosialnya. Terkadang pula komentar-komentar dan kritikan orang dewasa menambah dirinya merasa bahwa ia tidak disukai oleh seorangpun. Akibatnya ia akan segera balas dendam, sebagaimana dahulu ia pernah senang dengan cepat.

Bagi orang-orang dewasa hendaknya memberikan pujian dan menggunakan cara ‘alangkah baiknya jika engkau melakukan begini’ dibarengi pengungkapan rasa cinta dan tidak mengolok-olok emosinya, memberikan keteladanan secara nyata lebih banyak, daripada bicara sampai ia tidak lagi menutup diri. []

 

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.