Sembilan Cara Atasi Nyeri Menstruasi

0

Menstruasi adalah ketentuan yang sudah diberikan Allah SWT kepada kita. Namun apa daya, kadang kala menstruasi disertai dengan rasa nyeri. Kenapa ya?

Rasa nyeri waktu menstruasi adalah salah satu masalah yang paling umum pada wanita usia subur. Diperkirakan sekitar 30-50% wanita mengalami nyeri selama periode menstruasi mereka. Dari jumlah tersebut, 15% mengalami kram menstruasi yang parah sehingga harus membatasi kegiatan normal sehari-hari. Setiap gerakan atau kegiatan bisa memperparah rasa nyeri.

Kram menstruasi tidak sama dengan ketidaknyamanan yang dialami menjelang menstruasi (premenstrual syndrome/PMS), meskipun gejala kedua gangguan kadang-kadang saling bersambung sebagai proses yang berkelanjutan. PMS ditandai dengan kombinasi emosi, gangguan fisik, psikologis, dan suasana hati, yang terjadi setelah ovulasi. PMS biasanya berakhir dengan timbulnya aliran menstruasi.

Kram menstruasi biasanya terjadi sesaat sebelum atau pada hari-hari pertama periode menstruasi, yang memuncak dalam 24 jam setelah onset dan mereda setelah 1-2 hari.

Beberapa langkah alami berikut dapat meringankan kram menstruasi:

1. Meningkatkan olahraga. Aktivitas fisik akan meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk panggul.

2. Cobalah untuk berganti jenis tampon. Pada beberapa wanita, tampon tertentu meningkatkan kram.

3. Pertimbangkan untuk melepas AKDR (spiral).  Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) dapat memperburuk kram spasmodik secara signifikan.

4. Hindari daging merah, gula halus, susu, dan makanan berlemak.

5. Perbanyak  makan sayuran segar, biji-bijian dan buah-buahan (terutama jika Anda mengalami sembelit atau gangguan pencernaan).

6. Hindari kafein. Kafein menyempitkan pembuluh darah dan meningkatkan ketegangan.

7. Pertimbangkan terapi pijat. Pijat dapat merelaksasi otot dan melancarkan sirkulasi darah.

8. Minum jahe (terutama jika Anda mengalami kelelahan).

9. Tambahkan cabe/sambal pada makanan. Cabe adalah vasodilator dan meningkatkan sirkulasi.

Lakukan teknik manajemen stres dan bersantai untuk melepaskan ketegangan. [sumber:Majalah Kesehatan]

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline