Semua Demi Isteri dan Anakku

, Semua Demi Isteri dan AnakkuAyah mempunyai peran yang sangat penting, ia yang memberikan nafkah kepada keluarganya. Tapi tak hanya itu, masih banyak hak dan kewajiban seorang ayah. Oleh karena itu, bagi para ayah tetaplah berada di jalan yang benar sesuai dengan syariat Islam. Jangan tergiur dengan keindahan dunia seperti harta dan wanita. Karena itu akan menghancurkan semuanya. Berbicara tentang ayah, di sini ada sebuah kisah yang dialami seorang ayah yang bisa menjadi contoh buat kita.

Pulang kerja seorang suami melihat isterinya yang tertidur pulas karena kecapekan bekerja seharian di rumah.

Suami mencium kening isterinya dan bertanya, “Bunda, udah shalat Ashar belum?”

Isterinya terbangun dengan hati berbunga-bunga menjawab pertanyaan suami, “Sudah yah.”

Isterinya beranjak dari tempat tidur mengambil piring yang tertutup, sore itu isterinya memasak kesukaan suaminya.

“Lihat nih, aku memasak khusus makanan kesukaan ayah.”

Piring itu dibukanya, ada sepotong kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.

Suami memakannya dengan lahap dan menghabiskannya.

Isterinya bertanya, “Ayah, kenapa suka sekali makan kepala ayam? Padahal aku sama anak-anak paling tidak suka sama kepala ayam.”

Suaminya menjawab, “Itulah sebabnya karena kalian tidak suka, maka ayah suka makan kepala ayam supaya isteriku dan anak-anakkulah yang mendapatkan bagian yang terenak dan terbaik.”

Mendengar jawaban suami, terlihat butir-butir mutiara mulai menuruni pipi sang Istri.

Jawaban itu menyentak kesadarannya yang paling dalam.

Tidak pernah dipikirkan olehnya ternyata sepotong kepala ayam begitu indahnya sebagai wujud kasih sayang yang tulus kecintaan suami terhadap dirinya dan anak-anaknya.

“Makasih ya ayah atas cinta dan kasih sayangmu,” ucap sang isteri.

Suaminya menjawab dengan senyuman, pertanda kebahagiaan hadir di dalam dirinya. [ia]

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.