Semua Tentang Ayah (1)

0

ayah_anakKeluarga menjadi tempat yang paling dekat dengan kita, karena di sinilah kita dibesarkan. Faktor yang menentukan sukses atau tidaknya seseorang juga dipengaruhi oleh lingkungan keluarganya. Keluarga ini terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Tapi ayahlah yang paling berperan dalam membina keluarga. Nah, karena ayah yang paling berperan, di sini akan dijelaskan semua tentang ayah.

1. Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi ayah, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola.

2. Ayah itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar ‘membuat’ anak.

3. Jika ayah mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi.

4. Ayah yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja.

5. Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari ayah, maka banyak ayah yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah.

6. Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab ayah?

7. Jika ada anak durhaka, tentu ada juga ayah durhaka. Ini istilah dari umar bin khattab
ayah durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi ayah yang menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya.

9. Ayah ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya.

10. Ayah ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.

11. Negeri ini hampir kehilangan ayah. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country.

12. Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana ayah sang pengajar utama?

13. Dunia ayah saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. Ayah malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi.

14. Banyak anak yang sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab ayah dirasakan tak hadir dalam kehidupannya.

15. Semangat qur’an mengenai pengasuhan justru mengedepankan ayah sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya’qub, Imron. Mereka adalah contoh ayah yang peduli.
BERSAMBUNG

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline