Suami Teladan (1)

0

, Suami Teladan (1)

Muslim yang shaleh memahami nash-nash yang lalu dengan jelas menyuruh berbuat adil dan berbuat baik kepada wanita. Ia harus menjadi suami teladan bagi istri. Sehingga, istrinya merasakan kelemah lembutan, dan kebahagiaan dengan kasih sayang, walaupun keduanya telah tua dimakan usia.

Ketika memasuki rumah, muslim yang baik menampakkan wajah yang berseri-seri dihadapan istri dan anak-anaknya, roman mukanya tenang penuh kehangatan dan mengucapkan salam kepada mereka seperti yang telah diperintahkan Allah Swt, “Maka apabila kamu memasuki (suatu rumah dari) rumah-rumah (ini) hendaklah kamu memberi salam kepada (penghuninya yang berarti memberi salam) kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah yang diberi berkah lagi baik.” (Q.S. an-Nur 61)

Rasulullah Saw menganjurkan untuk mengucapkan salam, beliau bersabda kepada Anas r.a: “Wahai anakku apabila kamu masuk kepada keluargamu maka ucapkanlah salam yang akan menjadi berkah bagi kamu dan keluargamu.” (H.R. Tirmidzi)

Apabila seorang laki-laki mengucapkan salam kepada keluarganya dan masuk menemui mereka dengan penuh kasih sayang akan mendapatkan keberkahan. Hidup mereka akan dipenuhi kebahagiaan dan kegembiraan, terpancar di dalamnya kasih sayang, cinta dan ketulusan. Ia siap untuk membantu istri dikala membutuhkan. Membantu dengan penuh kelembutan apabila ia mencurahkan masalah yang sedang dihadapi. Baik yang berkenaan dengan rasa letih, bosan, maupun keruwetan hidup.

Ia merasa bahwa istrinya hidup di bawah naungan suami yang kuat, mulia, dan penyayang, yang menjaganya, penuh perhatian terhadap semua urusan, memenuhi semua kebutuhan sesuai dengan kemampuannya, menghiasi diri dengan hiasan yang halal, meluangkan waktu dan perhatian, tidak menghabiskan semua waktu untuk pekerjaan, hobi, tanggung jawab, dan teman-temannya. Islam telah menjamin hak-hak wanita untuk bersenang-senang dengan suaminya, dimana seorang suami tidak diperbolehkan mengisi semua waktu untuk beribadah. Padahal ibadah merupakan pekerjaan yang paling utama dan paling mulia, supaya keseimbangan yang telah dibangun agama tidak menjadi rusak.

Diriwayatkan oleh Abdullah ibn Umar ibn ‘Ash, bahwa Rasulullah Saw mengetahui dirinya berlebihan dalam beribadah, Rasulullah berkata kepadanya, “Tidakkah saya beri tahu mengapa kamu selalu berpuasa di siang hari dan bangun di tengah malam?, dia berkata: ya, wahai Rasulullah. Beliau berkata: jangan lakukan itu, berpuasa dan berbukalah kamu, tidur dan bangunlah, karena sesungguhnya badanmu mempunyai hak, kedua matamu mempunyai hak, istrimu mempunyai hak dan tamumu mempunyai hak….” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Suatu hari datanglah Khulah binti Hakim, istri Usman ibn Madz`un r.a. kepada istri-istri Rasulullah Saw, dengan pakaian yang kusut dan penampilan yang acak-acakan. Istri Rasulullah bertanya kepadanya: “Apa yang terjadi dengan kamu?”, kemudian ia menceritakan suaminya: “Kalau malam ia bangun (beribadah) kalau siang ia berpuasa.” Istri Rasulullah melaporkan prihal wanita itu ke Usman ibn Madz`un dan menegurnya: “Tidakkah kamu mengambil saya sebagai contoh?”. Ia berkata: “ya, wahai istri Rasulullah.” Setelah kejadian itu istrinya selalu tampil menyenangkan dan harum baunya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah Saw berkata kepadanya: “Ya Usman, sesungguhnya kerahiban itu tidak diwajibkan kepada kita, tidakkah kamu mengambilku sebagai contoh? demi Allah, sesungguhnya orang yang paling taqwa dan paling menjaga hukum-hukum Allah adalah saya.” (kitab al-Hulya 1/`106, at-thabaqaat, 3/394,al-Kanzu, 8/305).

Rasulullah Saw telah mengajarkan hal ini kepada para sahabat dan mengajak mereka untuk menjaga keseimbangan antara beribadah dengan kehidupan pribadi bersama istri-istri mereka. Sehingga, keseimbangan ini menjadi salah satu sifat mereka saling mengingatkan tentang hal itu, berusaha, untuk menghiasi diri dengan sifat mulia tersebut. Selalu meminta persetujuan Rasulullah apabila ada seorang di antara mereka yang ingin memfokuskan diri dalam kezuhudan dan ibadah.

BERSAMBUNG

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline