Hati-hati, Suara Serak Akibat Radang Tenggorokan (1)

0

Jika suara kita tiba-tiba serak, kita harus berhati-hati karena bisa disebabkan oleh radang tenggorokan. Dan radang tenggorokan itu harus segera diobati. Kalau tidak, bisa menjadi lebih parah.

Kebanyakan orang menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang sepele. Meskipun demikian, penyakit ini nyatanya bisa sangat mengganggu aktivitas. Apalagi pada anak-anak, terkadang juga disertai turunnya nafsu makan sehingga bisa menyebabkan kondisi tubuh semakin menurun. “Kebanyakan memang menganggap penyakit ini sepele, tetapi nyatanya memang mengganggu.

Radang tenggorokan atau pharyngitis, adalah suatu penyakit radang yang menyerang batang tenggorok. Penyakit yang kerap disebut radang tenggorok itu ditandai adanya penebalan atau pembengkakan dinding tenggorokan, berwarna kemerahan, ada bintik-bintik putih, disertai adanya rasa sakit menelan. Terkadang juga disertai dengan suara yang menjadi serak lama kelamaan juga menghilang.

Radang tenggorok bisa penyebabnya karena infeksi virus atau kuman, pada saat daya tahan tubuh lemah. Pengobatan dengan antibiotik hanya efektif pada radang yang disebabkan oleh kuman. Untuk kasus radang tenggorok yang ringan, terkadang makan makanan yang sehat seperti sayur-sayuran dengan buah-buahan yang kaya vitamin bisa menolong meredakan radang. Gejala radang tenggorok bisa merupakan awal penyakit flu atau pilek.

Penyebab radang tenggorokan ini 80 persen akibat virus, dan 20 persen sisanya akibat bakteri atau kuman. Sekitar 80 persen sakit tenggorokan disebabkan oleh virus yang dapat menyebabkan demam. Virus yang biasa menyebabkan radang tenggorok ini adalah virus influenza A. Namun pada umumnya, radang tenggorokan yang disebabkan virus ini bisa sembuh dengan sendirinya. Kalau virus influenza ini bisa sembuh sendiri seiring dengan meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, radang tenggorokan ini juga bisa disebabkan karena virus coxsackie (hand, foot and mouth disease). Alergi juga dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap). Sementara bakteri yang bisa menjadi penyebab antara lain, bakteri streptokokus.

Jika penyebabnya adalah virus dan daya tahan tubuh pasien baik, maka radang tenggorok ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 7 hari. Tetapi, apabila daya tahan tubuh pasien kurang baik, bisa jadi ada kuman atau bakteri yang mendompleng. Namun, baik pada infeksi virus maupun bakteri, gejalanya sama yaitu nyeri tenggorokan dan nyeri menelan. Selaput lendir yang melapisi tenggorokkan yang mengalami peradangan berat atau ringan akan tertutup selaput yang berwarna keputihan atau mengeluarkan nanah. [sumber: joglosemar]

BERSAMBUNG

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline