Supaya Disayang Suami

0

 

, Supaya Disayang SuamiSudah selayaknya kita sadari bahwa, cinta adalah anugerah yang diberikan Allah kepada hamba-hambaNya, dan inilah yang disebut cinta yang hakiki atau cinta sejati. Allah-lah pemilik cinta, Allah-lah yang menjadikan cinta antara suami-istri. Setiap istri tentu ingin perkawinannya langgeng dan tetap saling mengasihi sampai akhir hayat. Berikut sedikit tips khusus agar disayang suami:

1. Berusaha sekuat tenaga untuk mentaati dan menjalankan perintah Allah serta menjauhi laranganNya.
Yang artinya anda harus menjadi wanita yang solehah. Karena Harm bin Hayyan, seorang ulama di masa Khalifah Umar bin Khattab r.a berkata, “Tiada seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT, melainkan Allah akan mendekatkan hati orang-orang mukmin kepadanya, dan istri yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah, maka Allah akan mendekatkan hati suaminya kepadanya sampai ia mendapatkan cintanya.”

2. Berbakti kepada suami.
Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa, ”Apabila seorang perempuan menunaikan shalat, puasa, memelihara kemaluannya dan berbakti, mentaati suaminya, dia akan masuk syurga.” (HR al-Bazzar). Berbakti pada konteks ini adalah “mentaati” perintah suami. Karena kewajiban Istri dalam Islam adalam 3 hal, yaitu: Taat pada Allah, Taat pada Rasulullah dan Taat pada Suami.

Perintah disini berarti ucapan-ucapan suami yang berkonotasi positif, tentunya jika suami memerintahkan Istri untuk berbuat sesuatu yang negatif hal itu tidak bisa dibenarkan. Makanya kenapa barometer “taat” disini adalah taat terhadap Allah dan Rasul-Nya, baru taat kepada suami.

Misalnya jika suami melarang seorang Istri untuk keluar rumah jika suami tidak ada, maka hal itu merupakan perintah dan amanat suami bagi Istrinya, ketaatan itu yang akan membuat suami semakin sayang terhadap Istri dan Istri pun akan semakin di sayang Allah dan disayang suami.

3. Sederhana dan Tidak banyak menuntut,
Sedehana, sebuah konsep yang sangat Islami, bagaimana seorang Istri bisa menerima pemberian suami walaupun jumlahnya sangat kecil dan terkadang tidak cukup. Pepatah sunda mengatakan “Saeutik Cukup, Loba Nyesa”, yang berarti “Sedikit cukup, banyak ada sisa”, merupakan falsafah bagus yang bisa kita ikuti dalam kehidupan berumah tangga.

SimKuring yakin, tidak ada seorang suami yang tega melihat istrinya sengsara… Tapi apabila keadaanya yang memang demikian, mau apalagi…??? :a: Belajar bersikap ikhlas dalam menghadapi semua masalah dengan bertitik beratkan pada ajaran Islam, itu suatu metode terbaik untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang.

4. Kenali kecenderungan suami Anda, jadilah Penasihat yang baik.
“Sebaik-baik perempuan adalah yang menyenangkanmu bila engkau memandangnya, mentaatimu bila engkau perintahkan dan menjaga dirinya dan hartamu bila engkau tidak di rumah” (HR Thabrani).

Suami dan Istri mempunyai kedudukan yang hampir sama dalam rumah tangga. Tugas suami adalah bekerja dan berusaha untuk mencukupi kebutuhan pokok keluarganya, sedangkan Istrinya di rumah bertugas untuk menjaga harta yang di titipkan suami kepadanya.

Tak bisa kita pungkiri timbul perdebatan kecil dalam rumah tangga, hal itu biasa terjadi pada rumah tangga di manapun. Perdebatan itu bisa timbul karena perbedaan pola pikir sampai masalah financial. Cara menghadapinya adalah dengan menghindar.

Menghindar disini bukanlah kabur meninggalkan kewajiban sebagai istri, tetapi tidak memperuncing masalah yang ada dan justru bisa mengakitabkan perpecahan dalam rumah tangga. Saat suami sedang emosi, hendaklah sang Istri berdiam diri dengan tidak melontarkan komentar-komentar dan sanggahan kepada suaminya (walaupun saran Istri adalah benar). Berikan saran-saran dan masukan kepada suami jika kondisi emosi suami sudah berangsur reda, hal ini akan membuat suami semakin sayang dan cinta terhadap istrinya.

5. Berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami Anda.
“Tidaklah seorang perempuan menyakiti hati suaminya di dunia, melainkan bidadari calon istrinya (di akhirat) berkata, “Janganlah engkau sakiti dia, Allah membencimu. Sesungguhnya dia disisimu hanya sementara waktu, dan akan berpisah darimu untuk berkumpul dengan kami.” (HR Ahmad).

6. Dampingilah suami anda dalam suka dan duka.
Jangan berlakukan falsafah “Ada uang abang sayang, tak ada uang abang ditendang” Apapun keadaan yang dialami suami Anda, berusahalah menjadi pendampingnya yang setia. Disaat suka menjadi pengingat agar suami tidak terlena, disaat duka menjadi pelipur lara.

7. Jadi partner yang menyenangkan di kamar tidur.
Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri. Belajarlah cara dan teknik menyenangkan suami di tempat tidur dan Anda akan mendapati suami selalu melimpahkan cintanya untuk Anda! Selamat mencoba

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline