Syarat dan Kedudukan Saksi Nikah

Saksi adalah orang yang hadir secara langsung menyaksikan pelaksanaan pernikahan (ijab qabul), agar pleksanaannya sesuai dangan syri’at agama.

Saksi dalam pernikahan disyaratkan 2 orang sedangkan mengenai laki – laki atau perempuan yang menjadi saksi, para ulama memberikan 2 pendapat, sebagian berpendapat bahwa saksi harus laki – laki, sebagian yang lain berpendapat bahwa jika saksi perempuan tetap sah saja.

Syarat saksi nikah yaitu sebagai berikut:

  1. Beragama Islam
  2. Baligh/dewasa
  3. Adil

“Suatu pernikahan tidak sah kecuali dengan wali dan dua orang saksi yang adil,”(H.R Ahmad).

  1. Mardeka
  2. Mendengar dan memahami perkataan dua orang yang melakukan akad
  3. Laki laki (namun masih terdapat pendapat lain)

Adapun kedudukan saksi nikah, yaitu:

Seperti halnya wali, pernikahan tidak akan sah apabila tidak dihadirkan 2 orang saksi sekalipun diumumkan dengan cara lain setelah ijab qabul. Hal ini ditegaskan kembali oleh Hadits Rasulullah SAW:

“Suatu pernikahan tidak sah kecuali dengan wali dan dua orang saksi yang adil,”(H.R Ahmad).

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.