Syarat Kambing Aqiqah sesuai Syariat Islam

0

Aqiqah merupakan salah satu ibadah dalam syariat Islam yang dilaksanakan oleh orang tua ketika anak mereka lahir. Ada yang mengatakan hukum aqiqah itu wajib. Ada pula yang berpendapat bahwa aqiqah hukumnya sunah. Aqiqah dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur orang tua atas kelahiran anak sekaligus doa untuk keselamatan, kesehatan, dan berkah dalam kehidupan anaknya kelak. Aqiqah umumnya dilaksanakan pada hari ketujuh setelah anak tersebut, atau kelipatannya. Namun, jika orang tua tidak bisa melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh maka bisa dilaksanakan kapan saja ketika sudah memiliki rezeki. Aqiqah sendiri diartikan sebagai memotong. Ada pula yang mengartikannya dengan hewan sembelihan. Sehingga, aqiqah dilaksanakan dengan mencukur rambut setelah bayi lahir dan menyembelih hewan.

Syarat Kambing Aqiqah

Hewan yang disembelih saat melaksanakan aqiqah adalah kambing. Ada syarat kambing aqiqah berdasarkan jenis kelamin anak. Jika anak yang lahir berjenis kelamin laki-laki maka jumlah kambing yang harus disembelih sebanyak dua ekor. Sedangkan, anak perempuan yang lahir maka jumlah kambing yang disembelih hanya satu ekor.

Selain jumlah kambing, tidak ada syarat kambing aqiqah yang khusus. Para ahli agama menyatakan bahwa syarat untuk kambing aqiqah sama dengan syarat kambing untuk kurban dari segi usia dan keadaan fisik. Namun, tidak ada rincian mengenai jenis kelamin kambing aqiqah harus jantan atau betina. Sehingga, aqiqah bisa dilaksanakan dengan menyembelih kambing atau domba baik yang betina atau jantan. Namun, Rasulullah SAW menyarankan agar kambing yang disembelih untuk aqiqah sebaiknya berjenis kelamin jantan.

Syarat kambing aqiqah yang lain adalah dengan menyembelihnya dan dibagikan kepada orang-orang yang berhak, tetangga, atau kerabat. Namun, berbeda dengan daging kambing kurban yang dibagikan dalam keadaan mentah. Kambing aqiqah harus dibagikan dalam keadaan sudah matang. Selain menyembelih kambing, aqiqah di Indonesia disertai dengan acara pencukuran rambut bayi untuk pertama kali sekaligus pemberian nama. Bayi yang sudah diberi nama dan diaqiqahkan akan didoakan agar tumbuh menjadi anak yang taat kepada agama dan orang tua.

 Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline