Tanda-tanda Iman Ditarik dalam Diri Kita

 

, Tanda-tanda Iman Ditarik dalam Diri KitaIman dari bahasa Arab yang artinya percaya. Sedangkan menurut istilah, pengertian iman adalah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan). Dengan demikian, pengertian iman kepada Allah adalah membenarkan dengan hati bahwa Allah itu benar-benar ada dengan segala sifat keagungan dan kesempurnaanNya, kemudian pengakuan itu diikrarkan dengan lisan, serta dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata.

Jadi, seseorang dapat dikatakan sebagai mukmin (orang yang beriman) sempurna apabila memenuhi ketiga unsur keimanan di atas. Apabila seseorang mengakui dalam hatinya tentang keberadaan Allah, tetapi tidak diikrarkan dengan lisan dan dibuktikan dengan amal perbuatan, maka orang tersebut tidak dapat dikatakan sebagai mukmin yang sempurna. Sebab, ketiga unsur keimanan tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan.

Nah, ada tanda-tanda Iman ditarik dari hati (ditutup pintu hatinya). Maka apabila Allah tidak mengehendaki kita lagi,

– Allah akan biarkan semaunya kita berbuat sekehendak hati.

– Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.

– Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.

– Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan.

– Allah akan sibukkan kita dengan urusan menambahkan harta.

– Allah akan sibukkan kita dengan urusan mencari pengaruh, pangkat dan kuasa, alangkah ruginya karena semuanya itu akan kita tinggalkan.

Seandainya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dahulu menemui Allah SWT, dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi ..sudah tentu mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk dunia.

Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah dan beribadat kepada Allah. []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.