Yuk Belajar Fiqih Ramadhan supaya Ibadah Makin Bermakna

0

Puasa atau disebut ash siyaam atau ash shaum pada bahasa Arab merupakan sebuah kegiatan menahan diri. Adapun puasa yang dilakukan oleh umat Islam adalah menahan diri dari minum dan makan serta dari berbagai hal yang membatalkannya berawal dari saat fajar terbit sampai dengan matahari terbenam. Ada berbagai jenis puasa yang dapat dilakukan. Ada puasa yang memiliki hukum wajib dan ada banyak lagi yang memiliki hukum sunnah. Adapun kegiatan puasa yang utama dan memiliki hukum wajib adalah puasa pada bulan Ramadhan. Karena wajib dilakukan, puasa pada bulan Ramadhan menjadi salah satu hal yang spesial. Di dalam fiqih Ramadhan, terkandung berbagai ketentuan berpuasa mulai dari hukum puasa sampai dengan berbagai ketentuan puasa baik anjuran serta larangannya. Di sini akan kami ulas beberapa di antaranya.

 

Dalam fiqih Ramadhan disebutkan bahwa puasa Ramadhan adalah sebuah ibadah yang hukumnya wajib dilakukan oleh kaum muslim. Hal ini sudah sangat jelas disebutkan dalam Quran surat Al Baqarah ayat 183. Adapun terjemahan ayat tersebut berbunyi sebagai berikut.

 

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalian bertaqwa” (QS. Al Baqarah ayat 183).

 

Dari terjemahan ayat tersebut dapat dilihat bahwa puasa Ramadhan merupakan puasa yang wajib dilakukan. Hal ini juga dikuatkan dengan hadis nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim yang artinya adalah sebagai berikut.

 

“Islam dibangun di atas lima rukun: Syahadat laa ilaaha illallah muhammadur rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, haji, dan puasa Ramadhan” (HR. Bukhari-Muslim)

 

Selain wajib dilakukan, puasa Ramadhan juga merupakan sebuah puasa yang memiliki beberapa hikmah. Adapun hikmah puasa tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Puasa menyadarkan kita akan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.
  2. Puasa merupakan salah satu cara untuk membuat iman dan taqwa kita menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
  3. Puas juga dapat digunakan sebagai ajang latihan untuk menahan diri dari berbagai godaan setan.
  4. Puasa juga memberikan efek kesehatan. Puasa terbukti dapat membersihkan badan serta mengistirahatkan organ pencernaan yang terus bekerja keras selama satu tahun.
  5. Puasa juga dapat meningkatkan rasa peduli terhadap mereka yang membutuhkan dengan merasakan derita kaum miskin yang tidak kerap menahan lapar.

 

Nah, itulah sekilas pembahasan mengenai fiqih puasa bagian hukum puasa serta hikmah melaksanakan puasa. Ada banyak manfaat yang akan kita dapatkan dengan berpuasa. Oleh karenanya, melakukan ibadah puasa Ramadhan dengan sungguh-sungguh dapat membuat kita lebih sehat dan belajar untuk meningkatkan iman dan taqwa serta perasaan empati kepada sesama manusia. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan Anda mengenai kegiatan puasa di bulan Ramadhan yang dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia.

  Artikel Terkait

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

you're currently offline