Yusril Ihza Mahendra Siap Bantu Polwan Berjilbab

 

, Yusril Ihza Mahendra Siap Bantu Polwan BerjilbabSebuah kabar menyejukan bagi para muslimah beredar. Yusril Ihza Mahendra, pakar hukum tata negara menyatakan bersedia untuk membantu para polisi wanita (polwan) yang tak diperbolehkan untuk mengenakan jilbab ketika berseragam Polri.

Menurut Yusril, Kapolri sudah seharus memperbolehkan para polwan tersebut menutup aurat sesuai dengan ajaran agamanya. “Saya mau bantu mereka untuk bawa masalah ini ke pengadilan secara sukarela,”ujarnya seperti dikutip dari RoL, Senin (10/6/2013).

Yusril menjelaskan bahwa  konstitusi sudah menjamin setiap warga negara untuk menganut keyakinan masing-masing. Sehingga, mengenakan jilbab merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara.

“Karena itu kalau ada aturan yang dibuat oleh Kapolri, maka peraturan tersebut dapat di-challance di pengadilan,”tegasnya. Dia menambahkan, hambatan teknis bagi polwan yang mengenakan jilbab sebenarnya tidak ada. Buktinya, polwan di Aceh memakai jilbab dan tidak ada yang menghalangi tugas mereka.

Dia pun berjanji akan menelaah terlebih dahulu tentang Surat Keputusan Kapolri No.Pol: Skep/702/IX/2005 tentang sebutan, penggunaan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. Untuk kemudian, dibawa ke pengadilan. “Mungkin ke MA bukan MK, tapi saya telaah dulu biar pasti,” pungkasnya. []

Artikel Terkait
Anda mungkin juga berminat

Ruangan komen telah ditutup.